3 (TIGA) CARA MENSYUKURI DIENUL ISLAM

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله الذي أرسل رسوله بالهدى ودين الحق ليظهره على الدين كله وكفى بالله شهيدا. نشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له إقرارا به وتوحيدا ونشهد أن محمدا عبده ورسوله صلى الله عليه وعلى آله وسلم تسليما مزيدا
Ikhwan Fiddien ,,,
Segala puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah melimpahkan segala ni’mat-Nya kepada kita semua selaku hamba-Nya. Keni’matan yang telah Allah berikan kepada kita, kita tidak akan bisa menghitungnya. Diantara ni’mat yang telah Allah berikan kepada kita adalah ni’mat Islam, yang alhamdulillah sampai detik ini kita masih bisa merasakan indahnya hidup dengan menganut Dienul Islam, dan mudah-mudahan Allah senantiasa meneguhkan hati kita untuk tetap hidup dibawah naungan Dienul Islam sampai akhir hayat kita. Oleh sebab itu, keni’matan Dienul Islam yang masih kita rasakan ini harus kita jaga dan kita syukuri.
Ada 3 (tiga) cara untuk mensyukuri keni’matan Dienul Islam, sebagaimana yang telah disimpulkan oleh para ulama, yaitu :
1. Mempelajari dan Memahami
Islam yang kita anut harus (wajib) kita pelajari dan kita pahami, bukan hanya sekedar mengaku beragama Islam (Islam KTP), tetapi kita harus tahu bagaimana isi dari ajaran Islam yang sebenarnya. Kalau kita ibaratkan, seorang yang mengaku beragama Islam tetapi tidak tahu bagaimana ajaran Islam yang sebenarnya, seperti binatang/hewan yang hidup di atas permukaan air tetapi dia tidak tahu dalamnya air itu.
Kepada siapa kita belajar Islam? (Siapa guru untuk kita belajar Islam?), kemudian materinya apa? Gurunya adalah para Ulama Salafus Shalih, para ulama yang tsiqah, yang lurus, yang mengikuti Manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Janganlah belajar Islam kepada para ulama Suu’, ulama penjilat dan pengkhianat yang rela menjual ayat demi keni’matan sesaat. Wal Iyaadzu Billah,,,. Materinya adalah Al Qur’an dan As Sunnah sesuai dengan pemahaman para ulama salafus shalih (shabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in).
2. Mengamalkan
Setelah kita pelajari dan kita pahami isi kandungan dari ajaran Islam itu, maka kita dituntut untuk merealisasikannya (mengamalkannya) dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena bagi seorang Muslim, setiap gerak-gerik langkahnya harus terikat dengan syari’at Islam dan tidak ada tawar-menawar lagi. Bagi seorang muslim ketika dia telah memahami suatu perintah dari ajarannya, maka tidak ada kata “tapi”, tidak ada “muslim tetapi,,,” lagi, melainkan kata “sami’naa wa atha’naa”.
3. Membela
Sebagaimana kita ketahui, kita saksikan dan kita rasakan bersama, Islam dan Ummat Islam di belahan bumi manapun mereka ada selalu menjadi sasaran musuh-musuh Islam. Islam dan Ummat Islam selalu dikambinghitamkan oleh orang-orang yang tidak suka dengan ajaran Islam, baik itu dari external dan juga internal umat Islam.
Kita selaku muslim yang telah mengikrarkan diri : رضيت بالله ربا وبالإسلام دينا وبمحمد نبيا ورسولا

“Aku redla Allah sebagai Rabb, Islam sebagai Undang-undang Hidup, dan Muhammad
sebagai Nabi dan Rasul Allah.”
sudah selayaknya kita menjaga, membela dan memperjuangkannya dengan berbagai kemampuan yang miliki hingga titik darah penghabisan hanya demi ‘Izzatul Islam wal Muslimin, demi kemuliaan Islam dan kaum Muslimin dimana pun mereka berada, demi tegaknya syari’at Allah (Islam) di muka bumi ini.

Ikhwan Fiddien ,,,

Oleh sebab itu, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah Azza wa Jalla yang telah menganugerahkan keni’matan Dienul Islam ini, mari kita bersama-sama untuk mempelajari, menggali, memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari pada diri pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
لا عزة إلا بالإسلام
لا عزة إلا بالجهاد
لاحول ولا قوة إلا بالل

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s